Kamis, 26 Januari 2012

Tips Terhindar Dari Mimpi Buruk

Tidur nyenyak dan cukup dibutuhkan agar pikiran tetap tenang. Tapi jika mimpi buruk datang setiap malam, pasti akan membuat kita bangun dengan perasaan tidak nyaman di pagi hari.

Dan jika berlangsung terus menerus pasti akan menyebabkan stres. Mimpi buruk biasanya disebabkan oleh kejadian yang membuat trauma seperti kehilangan orang yang dicintai, stress dan mengkonsumsi obat tertentu.

Jika Anda termasuk yang kerap diganggu mimpi buruk, ikuti tips berikut ini.
  1. Rileks sebelum waktu tidur. Lakukan meditasi, mandi air hangat, minum teh herbal hangat atau lakukan perenggangan ringan.
  2. Bersihkan pikiran dari rasa khawatir. Buat daftar masalah yang Anda hadapi dan pemecahannya. Lalu lihat kembali daftar ini di hari berikutnya.
  3. Hindari nonton berita malam, film horor atau tayangan kekerasan sebelum waktu tidur.
  4. Konsumsi makanan atau minuman seperti susu atau yogurt. Kedua jenis ini mengandung kalsium dan triptophan, yang dapat memberikan efek rileks.
  5. Hindari makanan berlemak atau berbumbu. Makanan ini bisa menyebabkan perut kembung atau sakit perut, yang tentunya membuat Anda merasa tidak nyaman di saat tidur.
  6. Berhenti merokok. Nikotin dipercaya membawa pengaruh pada masalah susah tidur.
  7. Hentikan pemakaian obat-obatan yang tidak membawa pengaruh pada kesehatan dan kesadaran Anda.
  8. Tuliskan mimpi yang Anda alami saat terbangun sebagai jurnal mimpi. Coba untuk menggambarkan apa hubungan mimpi itu dengan kehidupan Anda saat ini untuk mencari pemecahannya.

KapanLagi.Com
Baca Selengkapnya...

Selasa, 24 Januari 2012

Aluk Rambu Solo

Kabupaten Tana Toraja merupakan salah satu dari 23 kabupaten yang ada di propinsi Sulawesi Selatan yang terletak
 diantara 2º20´sampai 3º30´ Lintang Selatan dan 119º30´ sampai 120º10´ Bujur Timur. "Ibukota" Tator yakni kota kecil
 Rantepao adalah kota yang dingin dan nyaman, dibelah oleh satu sungai terbesar di Sulsel yakni sungai Sa'dan,
sungai inilah yang memberikan tenaga pembangkit listrik untuk menyalakan seluruh Makasar. Secara Sosio linguistik,
 bahasa Toraja disebut bahasa Tae oleh Van Der Venn. Ahli bahasa lain seperti Adriani dan Kruyt menyebutnya sebagai
 bahasa  Sa'dan. Bahasa ini terdiri dari beberapa dialek , seperti dialek Tallulembangna (Makale), dialek Kesu
(Rantepao), dialek Mappapana (Toraja Barat).

Luas wilayah Kabupaten Tana Toraja tercatat 3.205,77 km² atau sekitar 5% dari luas propinsi Sulawesi Selatan, yang
 meliputi 15 (lima belas) kecamatan. Jumlah penduduk pada tahun 2001 berjumlah 404.689 jiwa yang terdiri dari
209.900 jiwa laki-laki dan 199.789 jiwa perempuan dengan kepadatan rata-rata penduduk 126 jiwa/km² dan laju
pertumbuhan penduduk rata-rata berkisar 2,68% pertahun.

Menurut data sejarah, penduduk yang pertama-tama menduduki/mendiami daerah Toraja pada zaman purba adalah penduduk
 yang bergerak dari arah Selatan dengan perahu. Mereka datang dalam bentuk kelompok yang dinamai Arroan (kelompok
 manusia). Setiap Arroan dipimpin oleh seorang pemimpin yang dinamai Ambe' Arroan (Ambe' = bapak, Arroan = kelompok).
 Setelah itu datang penguasa baru yang dikenal dalam sejarah Toraja dengan nama Puang Lembang yang artinya pemilik
 perahu, karena mereka datang dengan mempergunakan perahu menyusuri sungai-sungai besar. Pada waktu perahu mereka
 sudah tidak dapat diteruskan karena derasnya air sungai dan bebatuan, maka mereka membongkar perahunya untuk
 dijadikan tempat tinggal sementara. Tempat mereka menambatkan perahunya dan membuat rumah pertama kali dinamai
Bamba Puang artinya pangkalan pusat pemilik perahu sampai sekarang.  Hingga kini kita akan melihat disekitar
 Ranteapo terdapat beberapa Bamba Puang milik keluarga keluarga paling berpengaruh dan terkaya disitu yang
mendirikan Tongkonan (rumah adat Tator) beserta belasan lumbung padinya. Setiap Tongkonan satu keluarga besar
dihiasi oleh puluhan tanduk kerbau yg dipakai untuk menjelaskan status sosial dalam strata masyarakat adat.
 Tongkonan itulah yang menjadi atraksi budaya dan menjadi obyek foto ratusan turis yang mendatangi tator.

Masyarakat Tator memiliki adat istiadat yang sangat unik, diantara yang paling banyak diperbincangkan banyak orang
 adalah tentang upacara pemakaman yang disebut dengan Aluk Rambu Solo.

 Upacara Adat Rambu Solo' terbagi dalam beberapa tingkatan dan mengacu pada strata sosial dalam masyarakat Toraja,
 yaitu:

· Dipasang Bongi: Upacara pemakaman yang hanya dilaksanakan dalam 1 malam saja.

· Dipatallung Bongi: Upacara pemakaman yang berlangsung selama 3 malam dan dilaksanakan dirumah almarhum serta
dilakukan pemotongan hewan.

· Dipalimang Bongi: Upacara pemakaman yang berlangsung selama 5 malam dan dilaksanakan disekitar rumah almarhum
serta dilakukan pemotongan hewan.

· Dipapitung Bongi:Upacara pemakaman yang berlangsung selama 7 malam yang pada setiap harinya dilakukan pemotongan
 hewan.

Upacara tertinggi

Biasanya upacara tertinggi dilaksanakan 2 kali dengan rentang waktu sekurang kurangnya 1 tahun. Upacara yang pertama
 disebut Aluk Pia, biasanya pelaksanaan Aluk Pia bertempat disekitar Tongkonan keluarga yang berduka.

Upacara yang kedua yaitu upacara Rante, biasanya dilaksanakan disebuah lapangan khusus karena dalam upacara yang
 menjadi puncak dari prosesi pemakaman ini biasanya ditemui berbagai ritual adat yang harus dijalani, seperti :
 Ma’tundan, Ma’balun (membungkus jenazah), Ma’roto (membubuhkan ornamen dari benang emas dan perak pada peti
 jenazah), Ma’Parokko Alang (menurunkan jenazah kelumbung untuk disemayamkan), dan yang adalah terakhir Ma’Palao
 (yakni mengusung jenazah ketempat peristirahatan yang terakhir).

# Di ambil dari berbagai sumber #


Baca Selengkapnya...

Kerempeng membawa nikmat

Pagi-pagi aku mendengar suara yang menggelegar dikantor yang sebenarnya cukup besar, tapi saking besarnya justru tak bisa meredam suara dari si kerempeng itu. cuma masalah sepele gitu loh, kenapa juga di pusingin hanya karena kehilangan sebuah tas tangan kecil, kayak gak ada masalah yang lebih dahsyat dari itu aja, gerah aku dengarnya.

Badan boleh kerempeng tapi soal makan aduh bo capek deh, kayaknya lambungnya banyak banget gitu. Belum lagi suaranya yang lebih ajeeb dari gempa sunami, ampun deh kalo udah berkoar, toa aja gak ada apa-apanya tuh. Kadang aku mikir ini anak di kasih makan apa ya sama emak bapaknya ampe bisa menggelegar begitu.

Kerempeng-kerempeng bisa jadi postur tubuhmu seperti itu tapi tidak soal keberuntunganmu. Di usiamu yang baru menginjak 20 tahun kau sudah mendapat jabatan disebuah perusahaan yah walaupun bukan perusahaan besar, padahal tingkat pendidikanmu boleh dibilang ala kadarnya. Banyak orang berbisik ajian apa sih yang dipake sampe bisa dapat sukses seperti itu? Selidik punya selidik ternyata si kerempeng adalah orang yang sangat rajin, jujur serta ulet dalam bekerja, makanya majikan alias bos nya suka pada dia.

Yah wajah boleh pas-pasan, tubuh boleh saja kerempeng kayak kurang gizi tapi ternyata punya semangat yang berapi-api untuk menjadi orang yang memiliki arti.
Baca Selengkapnya...

Senin, 23 Januari 2012

Si muka imut

Banyak orang memanggil aku si muka imut, padahal kenyataannya jauh sekali. aku tak pernah merasa imut. sesungguhnya itu adalah beban buat aku, di setiap perkumpulan keluarga atau perkumpulan apapun namanya selalu saja aku yang dijadikan topik pembicaraan. aku tak ingin seperti ini. Aku punya dua orang saudara wanita yang wajahnya bahkan lebih imut dan cantik dari aku dan mereka selalu merasa di nomor duakan.

Memiliki wajah cantik memang idaman setiap wanita, dan banyak wanita yang rela mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk merubah wajah mereka. Wanita cantik banyak dipuji orang, baik pria maupun wanita sedangkan wanita yang berparas biasa saja malah dilihat dengan sebelah mata, padahal belum tentu yang tampak indah di luar juga indah didalam.

Julukan si muka imut amatlah beban karena selalu dianggap baik luar dalam padahal tidaklah demikian, aku ingin dihargai dan dihormati orang bukan karena kecantikan fisik, melainkan budi pekerti dan juga akhlak yang baik. Sesungguhnya kecantikan yang sempurna dan abadi itu lahir dari dalam diri kita sendiri, marilah kita berrlomba-lomba mempercantik budipekerti kita karena itu adalah sumber kecantikan yang tak akan pernah pudar.

# Cerita ini memang singkat karena terinspirasi dari kisah seorang kawan #
Baca Selengkapnya...